Mendadak BB

Akhirnya pakai BB juga. Kalau bukan gara-gara ‘dipaksa’ sama bos, mungkin saya tidak akan beli BB alias Blackberry ini. Paling tidak untuk waktu dekat ini. Pertama saya belum merasa butuh, kedua saya masih belum merasa bakal nyaman dengan keypad Qwerty-nya. Jadi ketika ada tuntutan untuk bisa selalu cek email atau instant messaging, saya masih berharap masih bisa pakai handset lain.

Selama ini saya pakai Nokia dan cukup jatuh cinta dengan merk ini. Alasannya sederhana dan cuma satu alasan fitur sebenarnya. Karena cuma di Nokia saya menemukan ada fitur T9 untuk bahasa Indonesia. Ya, fitur yang memudahkan kita mengetik di keypad numerik ini memang baru saya temukan di handset Nokia (maksudnya yang T9 dengan kamus bahasa Indonesia). Dan selama ini saya memang sangat terbantu dengan fitur tersebut. Bayangkan saat kita harus mengetik dengan satu tangan dengan cepat atau mengetik banyak hingga ribuan karakter (saya pernah mengetik artikel yang kalau dibuka di Word bisa jadi satu halaman penuh). Menggunakan T9 semua itu jadi lebih mudah.

Karena itu kalau memang butuhnya cuma untuk email, awalnya saya berharap masih bisa mengganti Nokia 3220 saya yang lama dengan Nokia yang lain. Waktu itu saya tertarik dengan Nokia 5800 XM. Harga second-nya yang cukup murah, sekitar dua jutaan atau kurang, fiturnya lengkap dan touch screen pula. Kebutuhan email pun masih bisa bisa diatasi dengan menggunakan Nokia Messaging.

Tapi ternyata kebutuhan pakai Blackberry ini bukan hanya untuk emailnya saja. Bos bilang kalau pengguna Blackberry di kantor banyak juga memanfaatkan aplikasi Blackberry Messenger alias BBM. Nah, inilah yang tidak tergantikan di handset lain. Entah kenapa penggunaan Yahoo! Messenger tidak menyaingi penggunaan BBM ini. Jadilah sekarang saya pengguna Blackberry.

Handset yang saya pilih adalah Gemini alias Blacberry Curve 8520. Harganya tiga juta pas plus bonus upgrade software, screen guard dan memory card 2GB. Belinya di mal Ambassador, Jakarta. Saya pilih Gemini tentunya karena ini yang paling murah sementara fitur BB-nya sudah ada semua di situ. Selain itu sudah ada pula beragam fitur smartphone lain yang saya harapkan akan terpakai optimal juga oleh saya. Salah satunya untuk bikin posting-posting seperti ini🙂

Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda termasuk yang mendadak BB seperti saya atau malah termasuk yang BB-addict?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: