Ragam Bahasa Pemrograman

Apa bedanya bahasa pemrograman Delphi dan Visual Basic jika dibandingkan dengan ASP dan PHP atau dengan HTML dan JavaScript? Program yang ditulis dengan Delphi atau Visual Basic harus dikompilasi terlebih dahulu agar dapat dijalankan oleh komputer tempat ia diinstal. Sedangkan skrip ASP dan PHP dapat langsung ‘diterjemahkan’ oleh mesin tempat dia dijalankan. Beda lagi dengan HTML dan JavaScript, dua yang terakhir ini karena juga tergolong skrip maka mereka juga langsung dapat dijalankan. Bedanya, kalau ASP dan PHP dijalankan di server sebelum hasilnya dikirim ke komputer kita. Kalau HTML dan JavaScript baru dijalankan di komputer kita.

Aplikasi Delphi, Visual Basic atau .NET yang versi desktop, semuanya harus dikompilasi terlebih dahulu supaya bisa dijalankan di komputer. Itu pun dia hanya bisa dijalankan di Operating System yang sama. Software Windows hanya bisa dijalankan di Windows, software Linux hanya bisa di Linux, software Mac hanya bisa di Mac, dst. Itulah kenapa ada aplikasi yang dibuat dari bahasa Java yang bisa berjalan di semua tipe OS. Karena keluarga Java memiliki sebuah software bernama Virtual Machine (VM) yang tersedia untuk semua tipe OS. Jadi aplikasi Java yang kita buat akan dijalankan oleh VM tersebut agar bisa berjalan di OS mana saja. Istilahnya ‘write once, run anywhere’.

Aplikasi ASP dan PHP adalah aplikasi server-side, artinya dia ‘berdiam’ di server tapi bisa dipakai di client alias di komputer lain. Jadi di manapun ada komputer yang bisa mengakses server tersebut melalui web browser, aplikasi tersebut bisa digunakan. Beda kan dengan aplikasi desktop yang mesti diinstal dulu di komputer pengguna. Nah, skrip ASP dan PHP ini jika dipanggil dari web browser di komputer client maka server akan memproses dulu sintaks-sintaks yang ada di dalamnya. Jika sintaks-sintaks tersebut menghasilkan teks HTML maka teks HTML itulah yang akan diterima oleh browser di komputer client untuk kemudian diterjemahkan sebagai halaman web. Karena dieksekusi di server, maka skrip server-side ini dapat dengan mudah diberi akses untuk mengakses server database atau file di server untuk kemudian disajikan sebagai halaman HTML.

Untuk HTML dan JavaScript, bahasa primitif dari web ini adalah yang paling sederhana cara kerjanya. Dua macam skrip ini ketika dibaca dan dimuat oleh web browser maka dia akan diterjemahkan sesuai tag-tag yang ada di dalamnya. Begitu pula jika ada tag-tag atau skrip JavaScript yang berisi perintah untuk mengerjakan sesuatu, maka dia akan dijalankan di browser tanpa ada urusan lagi dengan server. Kecuali skrip tersebut ditugaskan untuk memanggil alamat URL di server. Nah, teknologi inilah yang dimanfaatkan oleh AJAX (Asynchronous JavaScript And XML). Cara normalnya, kalau kita membuka sebuah page dari sebuah link, maka web browser akan meminta URL tersebut ke server dan mendapat data balikan dari server entah itu berupa file HTML atau lainnya. Dengan AJAX, JavaScript bisa menggantikan peran browser untuk meminta data dari server. Dengan demikian, untuk mengambil sedikit data saja dari server kita tidak perlu membuka halaman baru tapi cukup mengeksekusi JavaScript di dalam halaman tersebut dan nanti JavaScript tersebut yang akan mengambil data dan menampilkannya di halaman yang sudah terbuka di mana dia berada.

Demikan ceritanya. Kalau ada yang kurang jelas atau merasa kurang tepat mohon dikomentari. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: