Menginstal Joomla

Joomla saat ini bisa jadi merupakan framework CMS yang paling banyak digunakan. Tidak hanya karena proses instalasi yang mudah juga dalam hal penggunaan yang tidak menuntut penggunanya untuk memiliki kemampuan pemrograman sama sekali. Persis seperti kita menggunakan aplikasi biasa. Terlebih lagi di banyak layanan hosting murah meriah sekalipun yang sekarang sudah sangat mudah kita jumpai, instalasi Joomla semakin dipermudah dengan disediakannya fasilitas instalasi otomatis. Namun demikian, pada kenyataannya instalasi Joomla memang benar-benar sangat mudah.

Kalau kita sudah memiliki instalasi LAMP (Linux Apache MySQL PHP) atau WAMP yang berbasis Windows, yang kita butuhkan berikutnya hanyalah file instalasi atau file source Joomla yang bisa didownload di http://www.joomla.org.

Berikutnya, file Joomla yang terkompresi itu kita ekstrak ke direktori web kita, misalnya direktori /joomla atau di root direktori (httpdocs atau /var/www). Setelah itu tinggal jalankan melalui browser dengan membuka direktori tempatnya diekstrak tadi. Jika menggunakan PC sendiri alamatnya biasanya adalah :

http://localhost/direktori

Atau kalau kita mengekstraknya di hosting maka alamatnya adalah alamat domain kita :

http://namadomaindotcom/direktori

Setelah itu kita tinggal mengikuti dialog-dialog yang ada di situ persis seperti kalau kita menginstall software di PC. Informasi-informasi yang perlu diisi nanti antara lain adalah informasi untuk akses MySQL. Informasi ini bisa didapat dari instalasi MySQL yang sudah kita miliki, mulai dari hostname, username dan password dan kemudian nama database yang tidak harus kita buat dulu sebelumnya.

Terakhir jangan lupa untuk mengisikan password admin sesuai yang kita inginkan.

Mudah, bukan?

3 Komentar to “Menginstal Joomla”

  1. Lha kalau pas nginstal ada pesan bahwa register_global=on dan disuruh meng-off-kan, trus meng-off-kannya gimana boss?

    • Untuk mengubah status register_global ada beberapa cara. Yang pertama adalah mengubah parameter dalam file php.ini yang tentunya hanya bisa dilakukan kalau Anda menggunakan server Anda sendiri. Tapi kalau Anda menggunakan shared hosting, kemungkinan hal ini tidak dapat dilakukan karena file php.ini hanya dapat diubah oleh pemilik server.
      Cara kedua adalah jika Anda menggunakan file .htaccess di direktori utama Joomla (folder yang sama dengan file configuration.php Anda) dan jika Anda menggunakan server Apache di Linux, tambahkan parameter berikut ini:

      php_flag register_globals off

      Cara ketiga, ini yang paling bisa dilakukan. Dalam file globals.php (di folder yang sama dengan file configuration.php Anda) terdapat parameter berikut ini :

      define( 'RG_EMULATION', 0 );

      Nilai 0 berarti register_globals bernilai off dan nilai 1 berarti on.
      Selamat mencoba. Sebagai referensi bisa dilihat di sini :

      http://docs.joomla.org/Register_globals

  2. hai…mau buat website dengan joomla ??
    ke aku aja…aku menawarkan jasa pembuatan website dengan joomla…dan kamu akan dapat manual / tutorial lengkap dari kami..

    segera buka :

    jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: