Kadang kita ingin menyimpan sekumpulan data menjadi file CSV atau XLS (Ms Excel) atau mendownload data di database langsung dalam bentuk file CSV atau XLS dari web kita. Menggunakan skrip PHP hal tersebut sangat mudah dilakukan. File CSV atau Comma Separated Value sebenarnya merupakan file teks biasa yang dengan cara penulisan tertentu, yaitu memisahkan data dengan tanda koma dan baris, sehingga dapat dibaca di Ms Excel sebagai file CSV. Begitu pula dengan file berekstensi XLS. Ternyata kita juga bisa membuat file berekstensi XLS yang bisa dibuka di Ms Excel hanya dengan file teks biasa. Dengan demikian kedua jenis file ini dapat dengan mudah kita buat menggunakan skrip PHP.
Fungsi PHP untuk Ekspor file ke CSV atau XLS (MS Excel)
Resize Image On-the-fly Menggunakan PHP
Menambahkan image yang dilink langsung dari website lain akan memberatkan user/client kalau ukuran image-nya terlalu besar. Me-resize dengan atribut width dan height dalam tag img biasanya akan menghasilkan image yang kasar dan user tetap terpaksa mendownload file berukuran asli. Solusi lain dari programmer web biasanya adalah membuat kopi dari image asli tapi dalam ukuran yang lebih kecil atau thumbnail sekalian. Masalahnya image tersebut harus tersimpan di server yang sama dengan aplikasi atau yang setidaknya bisa diakses oleh aplikasi web. Selain harus menyediakan ruang khusus, proses mengkopi dan mengubah dari image asli menjadi thumbnail itu biasanya dilakukan sebelum image thumbnail digunakan, yaitu ketika image asli diupload. Nah, solusi lainnya adalah melakukan resize on-the-fly. Atau dengan kata lain tanpa perlu mengkopi, meresize dan menyimpan di server khusus, skrip php langsung mengambil image dari lokasi image di server sendiri atau di internet kemudian langsung mengirimkan ke client hasilnya. Sehingga client hanya akan menerima file yang kecil saja. Googling, saya dapat satu skrip sederhana untuk melakukannya. Cekidot, gan…
Lebih bagus Joomla atau Drupal?
Mana yang lebih bagus, Joomla atau Drupal? Jawabannya tentu bergantung kepada siapa pertanyaan tersebut diajukan. Joomla dan Drupal sama-sama template CMS berbasis bahasa pemrograman PHP yang sudah matang dan masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Memilih di antara keduanya bukanlah masalah selera, tapi kebutuhan. Lihat dulu web site seperti apa yang akan dibuat, siapa yang akan membuat, berapa lama akan digunakan dan siapa yang menggunakan. Menggunakan Joomla untuk membuat website yang hanya berisi berita dan artikel tentu akan lebih mudah dibandingkan menggunakan Drupal. Tapi jika kita menginginkan konten website yang interaktif dan butuh banyak aplikasi di dalamnya, tentu menggunakan Drupal akan lebih fleksibel (meskipun Joomla juga menyediakan keleluasan untuk penambahan komponen yang juga sudah banyak tersedia di komunitas jika memang tidak ingin membuat sendiri). Lalu pertimbangan tersebut akan berlanjut ke siapa yang akan membuat dan mengelola komponen-komponen tersebut. Apakah suatu saat akan dikembangkan ataukah hanya segitu saja. Drupal yang sangat fleksibel lebih memungkinkan untuk melakukan modifikasi yang lebih ekstrim dibandingkan Joomla. Tapi tentu akan membutuhkan programmer yang lebih berpengalaman dan waktu yang lebih panjang pengerjaannya. Jadi lagi-lagi mesti dilihat lagi kebutuhannya, apa dan siapa yang terkait dengan keberadaan website tersebut.
Berikut ini ada beberapa hal mengenai kelebihan dan kekurangan Joomla vs Drupal yang diambil dari http://www.ourbloglog.com/joomla-vs-drupal-the-sad-truth/ :
Ragam Bahasa Pemrograman
Apa bedanya bahasa pemrograman Delphi dan Visual Basic jika dibandingkan dengan ASP dan PHP atau dengan HTML dan JavaScript? Program yang ditulis dengan Delphi atau Visual Basic harus dikompilasi terlebih dahulu agar dapat dijalankan oleh komputer tempat ia diinstal. Sedangkan skrip ASP dan PHP dapat langsung ‘diterjemahkan’ oleh mesin tempat dia dijalankan. Beda lagi dengan HTML dan JavaScript, dua yang terakhir ini karena juga tergolong skrip maka mereka juga langsung dapat dijalankan. Bedanya, kalau ASP dan PHP dijalankan di server sebelum hasilnya dikirim ke komputer kita. Kalau HTML dan JavaScript baru dijalankan di komputer kita.
Sintaks Favorit, Conditional Expression
Setelah bertahun-tahun jadi programmer, ada beberapa sintaks yang jadi favorit saya. Pertama kali ketemu sintaks ini di PHP dan karena PHP mirip C maka tersedia juga di C baik C++ maupun C# karena ini adalah sintaks dasar. Saya suka sintaks ini karena merupakan sintaks penyederhanaan dari sintaks umum yang lebih panjang. Ini dia :
$value = $value1 != null ? $value1 : $value2;
Sintaks di atas merupakan penyederhanaan dari sintaks berikut :
if ($value1 != null) {
$value = $value1;
} else {
$value = $value2;
}
Bisa dilihat bahwa dengan penggunaan sintaks tersebut penulisannya menjadi lebih sederhana dan tetap mudah untuk dibaca.
Nah, yang lebih menarik lagi, setelah saya bertemu dengan C# ternyata masih ada lagi penyederhanaan yang lebih singkat dari sintaks di atas, yaitu :
string value = value1 ?? value2;
Ringkas sekali, bukan? Masih tetap mudah untuk dibaca dan bahkan masih bisa ditambahkan kondisi yang lain dengan tetap menggunakan operator ?? yang sama seperti berikut ini :
string value = value1 ?? value2 ?? value3 ?? string.Empty;
Luar biasa sekali penyederhanaannya… Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda punya sintaks favorit juga…?
Menginstall PHP GD Library di Ubuntu untuk Membuat Graph & Chart
Untuk bisa membuat graph dan chart atau manipulasi gambar menggunakan PHP dibutuhkan library GD yang tidak selalu ikut terinstal saat kita menginstall PHP. Kalau kita menggunakan Ubuntu atau keluarga Debian lainnya, kita bisa menginstall GD library ini dengan mengetikkan perintah :
sudo apt-get install php5-gd
setelah instalasi selesai jangan lupa untuk merestart Apache dengan perintah :
sudo /etc/init.d/apache2 restart
Selesai. Ada atau tidaknya GD bisa dilihat menggunakan script PHP yang berisi fungsi :
phpinfo()
That’s all.
Menginstal Joomla
Joomla saat ini bisa jadi merupakan framework CMS yang paling banyak digunakan. Tidak hanya karena proses instalasi yang mudah juga dalam hal penggunaan yang tidak menuntut penggunanya untuk memiliki kemampuan pemrograman sama sekali. Persis seperti kita menggunakan aplikasi biasa. Terlebih lagi di banyak layanan hosting murah meriah sekalipun yang sekarang sudah sangat mudah kita jumpai, instalasi Joomla semakin dipermudah dengan disediakannya fasilitas instalasi otomatis. Namun demikian, pada kenyataannya instalasi Joomla memang benar-benar sangat mudah.
PHP dan MS SQL di Ubuntu
Menambahkan library PHP di Ubuntu agar dapat mengakses server MS SQL caranya mudah. Cukup ketik :
$ sudo apt-get install php5-sybase
Setelah instalasi selesai maka fungsi-fungsi PHP untuk mengakses server MS SQL dapat digunakan, seperti :
mssql_connect
mssql_select_db
mssql_query
mssql_result
dll
Sybase merupakan modul server MS SQL untuk PHP. Paket ini menyediakan modul koneksi database Microsoft SQL Server dan Sybase secara langsung dari skrip PHP. Modul ini juga memuat modul pd0_dblib untuk digunakan bersama dengan PHP Data Object extension.









